Namaku herman usiaku 27 tahun, aku anak kedua dari 3 bersaudara aku tinggal di kota kecil dan maju, walau pun kota nya kecil tapi kota kelahiranku tidak ketinggalan dengan kota besar yang lainnya.
Perekonomiaannya juga maju, banyak pabrik mol. Industri perumahanpun juga banyak.
Pekerjaanku sebagai karyawan di toko servic elektronik. Dulu aku juga bercita-cita untuk menjadi pns, dalam anganku gajinya tetap, besar dan kalau tua nanti aku juga mendapatkan pensiun. tetapi semua itu belum bisa aku raih. aku hanya lulusan SMK, aku mengambil jurusan elektro.
Setelah lulus sekolah smk, aku melamar pekerjaan di sebuah toko servic elektronik. sesuai dengan jurusanku. sebenarnya aku bercita-cita untuk bisa kuliah karna keadaan orang tuaku yang tidak mampu membiayai untuk kuliah lagi. lulus sekolah aku langsung bekerja.
Selama 3 bulan aku mendapat gaji Rp.700.000 belum termasuk uang makan, bekerja dari jam 7.30-16.00 wib.
Jarak tempuh dari rumahku lumayan cukub jauh.gaji 700.000 terkadang hanya sisa Rp 200.000, karna habis di perjalanan untuk beli bensin dan makan siang. belum nanti aku ngasih orang tuaku. terkadang kalau sisanya banyak aku kasih 200.000,00 tp kalau sisanya sedikit aku hanya bisa ngasih 100.000,00.
walaupun sama sekali tidak aku kasih beliou tidak mengharapkan. karna melihatku baru lulus sekolah sudah ada niat untuk bekerja,mencari pengalaman. orang tuaku pun bangga padaku.
Aku bekerja selama 4 thn. selama setahun aku bekerja aku mendapatkan gaji tambahan dari 700.000,00 menjadi 1000.000,00 walaupun blm mencapai umk yang di tetapkan pemerintah. aku merasa bersyukur sudah mendapat pekerjaan sesuai dengan keahliaanku,dan gaji 1000.000 sudah aku anggab gaji besar. di saat itu aku masih menerima keadaan, montor punya orang tua, hp pun masih jadul belum android. hanya bisa buat tlp dan sms.
Di tempat kerjaku ada 7 karyawan. di situ gajinya beda-beda ada yang sudah umk karna sudah lama bekerja.aku baru satu tahun sudah mendapat kan gaji 1000.000 bos ku orang nya baik, sabar,terkadang aku merasa paling di anak emaskan, belum ada 2 thn gajiku udah naik, sesuai umk yang di tetapkan pemerintah menjadi Rp.1700,000,00. karna melihat kerjaku yang memuaskan akhirnya aku disamakan dengan karyawan lainnya.
Betapa bahagianya aku mendapatkan uang menurutku banyak, yang biasany setiap bulan hanya sisa Rp 200.000,00 in lumayan sisanya agak banyak. Bisa ngasih orang tua dan menabung, serta membeli keperluan sehari-hari, alhamdulilah aku tidak perokok. setiab malam aku di ajak temanku untuk begadang nongkrong di warung, dan warungnya itu sudah ada wifi.
Kata Wifi asing bagiku fikiranku bertanya-tanya apa itu Wifi q sempat bertanya sama teman dan di jelaskan lah,wifi itu internet dan bla bla...
Banyak kegunaanya bisa menngunakan hp. waoo tapi saat itu hp yang aku pegang hanya bisa buat sms dan tlp saja. Temanku memberisaran untuk mengganti hp yang android, akhirnya aku tertarik juga. Setelah gajian aku mengajak temanku untuk mengantar beli hp yang bisa buat internetan. uang yang aku bawa saat itu Rp 1700,000,00 setelah gajian, aku tidak pulang kerumah langsung dari tempat kerjaku aku menuju toko hp. karena ambisiku yang menggebu gebu segara mempunyai hp yang android tibalah aku di toko itu dan di sambut karyawanya dengan ramah dan santun.
Menawarkan beberapa merk dan waoooo harganya melebihi uang yang aku bawa. Aku kaget dan bilang sama temanku harganya kok mahal sekali!...di situ terdengar salah satu karyawannya mas di sini melayani kridit dengan uang muka sekian.. dengan persyaratan foto copi ktp dan mau di surve.
Hp yang aku inginkan harganya sekitar Rp 4.999.000,00 di angsur selama 1 th,2 th,dan 3 th aku memilih yang 1th sesuai kemampuanku sekiranya cukub menurutku sisa nya memegang uang Rp 1200.000,00 bisa buat perjalanan, makan siang dan belanja kebutuhan.
Tapi disini aku jarang-jarang nabung tidak seperti dulu bisa setiab bualan nabung.setelah kridit hp selesai dalam satu tahun. Aku pingin mempunyai motor baru karena tabunganku belum cukub untuk beli motor baru,akhirnya aku kredit selama 3 th dengan uang muka Rp 1000.000,00 dan angsuran RP.599.000,00 selama 3th.gaji ku terpotong lagi selama 3 th. Angsuran satu tahun menurutku hal biasa, masih ada sisa buat isi dompetku tapi tidak banyak karna sudah di potong buat beli keperluan yang lain nya. angsuran yang ke 2th aku mulai merasa berat karna kebutuhanku disini semakin banyak dan uang pun pas.
Belum tanggalnya gajian sudah habis, pada akhirnya aku kesulitan sendiri buat keperluan makan siang dan beli bensin pun kurang akhirnya aku pinjam teman buat beli makan dan bensin, aku janjikan pada waktu gajian q kembalikan waktu itu aku pinjam uang sekitar RP 500.000,00. setelah terima gaji buat bayar angsuran motor dan pinjam teman sisanya pun lagi-lagi hanya cukub di dompetku tidak sampai ke orang tua ku, dan menabung.
Hem.. berat sekali rasanya bagai mana aku bisa mengatasi masalahku ini dalam fikirku. Selama bekerja gajinya hanya untuk bayar hutang dan bayar hutang lagi?????.
3th berlalu aku sudah bisa melunasi angsuran motor. Ternyata disini aku belum merasa puas dan kapok. Aku sudah mampu dan mahir dalam bidang elektro akhirnya aku mendirikan usaha susu kambing etawa sendiri dengan cara kontrak ruko yang harganya pas-pasan dengan modal yang cukub besar aku mengajukan pinjaman bank sebesar Rp 100.000.000.
Saat itu berjalan satu tahun usahku maju ramai, dan alhdulillh banyak hasilny, tetapi setiap malam aku lembur untuk mengerjakan pekerjaanku itu, tidurpun hanya beberapa jam.
Kalau aku tidak bekerja keras bagaimana cara membayar angsuranku selama 3 tahun itu. 2 tahun berjalan usahaku meredub pelanggan semakin sedikit. buat angsuran kurang akhirnya aku pinjam sana sini buat bayar angsuran (tutub lubang gali lubang)
Setelah itu usahu bangkrut sepi sedangkan aku masih punya tanggungan bank belum lunas,bagaimana caranya bisa melunasi sedangkan pemasukan berkurang,sering kali di datangi pihak bank karna belum bisa angsur bulanan.
Pada suatu ketika aku bertemu dengan teman lama, sekarang dia sudah sukses dan menceritakan bagai mana dia bisa menjadi sekarang ini menjadi seorang meneger di sebuah perusahaan, dan dia juga ahli agama..
Aku di berinasihat kalau pengen sukses dan kaya serta harta melimpah bekerja semampu kita, kalau pingin beli barang sekiranya kita belum mampu, jangan di paksakan sampai kredit, pinjam uang ke bank demi apa yang kita inginkan terwujud. sama saja kita masuk ke lubang buaya hasilnya malah terjerumus riba semuanya itu tidak akan berkah.
Coba kamu terapkan apa yang aku sarankan pasti hidupmu lebih tenang dan tidak takut di kejar -kejar lesing. temanku itu juga membantuku untuk menyelesaikan hutang yang ada di bank. usahaku mulai hidub kembali,, alhamdulillh aku bisa mengembalikan uang temanku itu tanpa beban. tanpa riba,dan sekarang usahaku semakin maju dan ramai aku membuka cabang di luar kota dan sekarang obsetny sangat besar, aku sudah bisa membeli ruko dan mobil. Ternya betul tinggal kan riba mulai dari sekarang sebelum anda masuk kelubang buaya dan tidak bisa keluar lagi menikmati hidub yang lebih baik.
Nb : Cerita ini hanya fiktif, mohon maaf apabila ada kesamaan nama atau cerita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar